Notification texts go here Contact Us Buy Now!

Apa itu Html Css Javascript ?

goweb3
Sihabudin Alwi

HTML (HyperText Markup Language)

1.1 Pengertian HTML

HTML adalah bahasa markup yang digunakan untuk membangun struktur sebuah halaman web. HTML bukan bahasa pemrograman, melainkan bahasa penanda (markup) yang memberi tahu browser bagaimana menampilkan konten.

Sejarah HTML (Hypertext Markup Language)
  • 1991: Tim Berners-Lee menciptakan HTML di CERN agar para ilmuwan bisa berbagi dokumen dengan mudah.
  • 1993–1995: Perkembangan awal versi HTML 1 hingga HTML 2.0 yang mulai mendukung formulir (form).
  • 1997–1999: Rilis HTML 3.2 dan 4.0 yang membawa dukungan multimedia lebih baik.
  • 2014–Sekarang: Rilis HTML5 yang memperkenalkan fitur audio, video, serta tampilan yang lebih responsif untuk perangkat seluler (mobile)

1.2 Struktur Dasar Dokumen HTML

<!DOCTYPE html>

<html lang="id">

<head>

    <meta charset="UTF-8">

    <title>Judul Halaman</title>

</head>

<body>

    <h1>Selamat Datang</h1>

    <p>Ini adalah paragraf pertama saya.</p>

</body>

</html>

1.3 Daftar Tag HTML dan Fungsinya

A. Tag Struktur Dasar

Tag / Elemen

Fungsi

<!DOCTYPE html>

Mendeklarasikan bahwa dokumen menggunakan HTML5

<html>

Elemen akar (root) yang membungkus seluruh isi dokumen HTML

<head>

Berisi metadata (informasi tentang dokumen) yang tidak tampil di halaman

<meta>

Menyediakan metadata seperti encoding karakter, deskripsi, penulis

<title>

Menentukan judul halaman yang tampil di tab browser

<body>

Berisi seluruh konten yang tampil di halaman web

<link>

Menghubungkan file eksternal, biasanya file CSS

<style>

Menuliskan CSS langsung di dalam dokumen HTML

<script>

Menyisipkan atau menghubungkan kode JavaScript

B. Tag Teks dan Heading

Tag / Elemen

Fungsi

<h1> s.d. <h6>

Judul/heading, dari yang terbesar (h1) hingga terkecil (h6)

<p>

Membuat paragraf teks

<br>

Membuat baris baru (line break) tanpa membuat paragraf baru

<hr>

Membuat garis horizontal pemisah konten

<b>

Menebalkan teks (tanpa makna penting secara semantik)

<strong>

Menebalkan teks dan menandakan teks tersebut penting

<i>

Memiringkan teks (tanpa makna khusus)

<em>

Memiringkan teks dan menandakan penekanan (emphasis)

<u>

Memberi garis bawah pada teks

<small>

Memperkecil ukuran teks

<mark>

Menyorot/highlight teks

<sub>

Membuat teks subskrip (contoh: H2O)

<sup>

Membuat teks superskrip (contoh: 2 pangkat 3)

<span>

Elemen inline generik untuk menandai bagian kecil teks

C. Tag Struktur Konten (Semantik)

Tag / Elemen

Fungsi

<div>

Elemen blok generik untuk mengelompokkan konten

<header>

Menandai bagian kepala/header halaman atau bagian

<nav>

Menandai bagian navigasi/menu

<main>

Menandai konten utama halaman

<section>

Mengelompokkan konten menjadi satu bagian tematik

<article>

Menandai konten yang berdiri sendiri, misalnya artikel berita

<aside>

Menandai konten tambahan/sampingan, misalnya sidebar

<footer>

Menandai bagian kaki/footer halaman atau bagian

D. Tag List (Daftar)

Tag / Elemen

Fungsi

<ul>

Membuat daftar tak berurutan (bullet list)

<ol>

Membuat daftar berurutan (numbered list)

<li>

Menandai setiap item dalam daftar <ul> atau <ol>

<dl>

Membuat daftar deskripsi

<dt>

Istilah dalam daftar deskripsi

<dd>

Deskripsi/penjelasan dari istilah <dt>

E. Tag Link dan Media

Tag / Elemen

Fungsi

<a href="">

Membuat hyperlink/tautan ke halaman lain

<img src="">

Menampilkan gambar

<audio>

Menyisipkan dan memutar file audio

<video>

Menyisipkan dan memutar file video

<source>

Menentukan sumber file media (di dalam <audio>/<video>)

<iframe>

Menyisipkan halaman web lain di dalam halaman saat ini

F. Tag Tabel

Tag / Elemen

Fungsi

<table>

Membuat tabel

<tr>

Membuat baris (table row)

<th>

Membuat sel header/judul kolom

<td>

Membuat sel data biasa

<thead>

Mengelompokkan bagian header tabel

<tbody>

Mengelompokkan bagian isi/body tabel

<tfoot>

Mengelompokkan bagian footer tabel

G. Tag Form (Formulir)

Tag / Elemen

Fungsi

<form>

Membuat formulir untuk input data pengguna

<input>

Membuat kolom input (teks, angka, password, checkbox, dll)

<label>

Memberi label/nama pada elemen input

<textarea>

Membuat kolom input teks panjang (multi-baris)

<button>

Membuat tombol yang dapat diklik

<select>

Membuat dropdown/menu pilihan

<option>

Menentukan pilihan di dalam <select>

<fieldset>

Mengelompokkan elemen-elemen form

<legend>

Memberi judul pada <fieldset>

Contoh atribut penting pada <input>:

<input type="text" name="nama" placeholder="Masukkan nama">

<input type="password" name="pass">

<input type="checkbox" name="setuju">

<input type="radio" name="gender" value="Laki-laki">

<input type="submit" value="Kirim">


 CSS (Cascading Style Sheets)

2.1 Pengertian CSS

CSS digunakan untuk mengatur tampilan (warna, ukuran, tata letak) dari elemen HTML.

Sejarah CSS (Cascading Style Sheets)
  • 1994: Håkon Wium Lie mengusulkan CSS untuk memisahkan bagian konten (HTML) dari gaya visual/desain.
  • 1996: Organisasi W3C (World Wide Web Consortium) meresmikan standar CSS1 untuk mengatur warna, font, dan spasi.
  • 1998: Rilis CSS2 yang menambahkan pengaturan tata letak posisi elemen dan dukungan berbagai jenis perangkat.
  • CSS3: Perkembangan selanjutnya yang membagi fitur menjadi modul-modul terpisah (animasi, flexbox, dll.) hingga saat ini.

2.2 Cara Menyisipkan CSS

1. Inline CSS (langsung di tag)

<p style="color: red;">Teks merah</p>

2. Internal CSS (di dalam <style> pada <head>)

<style>

    p { color: blue; }

</style>

3. External CSS (file terpisah, disarankan)

<link rel="stylesheet" href="style.css">

2.3 Struktur Dasar CSS

selector {

    properti: nilai;

}

 

/* Contoh */

h1 {

    color: navy;

    font-size: 32px;

}

2.4 Selector CSS dan Fungsinya

Selector / Contoh

Fungsi

Element — p {}

Memilih semua elemen <p>

.judul {}

Memilih elemen dengan class="judul"

#header {}

Memilih elemen dengan id="header"

* {}

Memilih semua elemen (universal selector)

div p {}

Memilih <p> di dalam <div> (descendant selector)

a:hover {}

Memilih elemen saat kondisi tertentu, misalnya saat dihover

2.5 Properti CSS Umum dan Fungsinya

A. Teks dan Font

Properti

Fungsi

color

Mengatur warna teks

font-family

Mengatur jenis huruf

font-size

Mengatur ukuran huruf

font-weight

Mengatur ketebalan huruf (normal, bold)

font-style

Mengatur gaya huruf (normal, italic)

text-align

Mengatur perataan teks (left, center, right, justify)

text-decoration

Menambah/menghapus dekorasi teks (underline, none)

line-height

Mengatur jarak antar baris

letter-spacing

Mengatur jarak antar huruf

 

B. Background dan Border

Properti

Fungsi

background-color

Mengatur warna latar belakang

background-image

Menambahkan gambar latar belakang

border

Mengatur garis pinggir elemen

border-radius

Membuat sudut elemen melengkung

box-shadow

Menambahkan efek bayangan pada elemen

 

C. Layout dan Ukuran

Properti

Fungsi

width

Mengatur lebar elemen

height

Mengatur tinggi elemen

margin

Mengatur jarak di luar elemen (dengan elemen lain)

padding

Mengatur jarak di dalam elemen (antara border dan konten)

display

Mengatur jenis tampilan elemen (block, inline, flex, grid, none)

position

Mengatur posisi elemen (static, relative, absolute, fixed)

top / left / right / bottom

Mengatur jarak posisi saat position digunakan

z-index

Mengatur urutan tumpukan (layer) elemen

 

D. Flexbox (Layout Modern)

Properti

Fungsi

display: flex

Mengaktifkan mode flexbox pada elemen induk

justify-content

Mengatur perataan elemen anak secara horizontal

align-items

Mengatur perataan elemen anak secara vertikal

flex-direction

Mengatur arah elemen anak (row/column)

gap

Mengatur jarak antar elemen anak

Contoh CSS:

.container {

    display: flex;

    justify-content: center;

    align-items: center;

    gap: 10px;

}

 

.box {

    width: 100px;

    height: 100px;

    background-color: skyblue;

    border-radius: 10px;

}


 JAVASCRIPT

3.1 Pengertian JavaScript

JavaScript adalah bahasa pemrograman yang digunakan untuk memberi interaktivitas dan logika pada halaman web (dinamis).

Sejarah JavaScript
  • 1995: Brendan Eich menciptakan bahasa ini hanya dalam waktu 10 hari untuk browser Netscape Navigator, yang awalnya bernama Mocha, lalu LiveScript, dan akhirnya diubah menjadi JavaScript.
  • 1996: Distandarisasi oleh ECMA (European Computer Manufacturers Association) dengan nama resmi ECMAScript.
  • 2009: Rilis ES5 dan peluncuran Node.js oleh Ryan Dahl yang memungkinkan JavaScript berjalan di luar browser (sisi server).
  • 2015: Rilis besar ES6 (ECMAScript 2015) yang merevolusi penulisan kode JavaScript modern menjadi jauh lebih rapi dan canggih.

3.2 Cara Menyisipkan JavaScript

<!-- Internal -->

<script>

    console.log("Halo dunia");

</script>

 

<!-- External -->

<script src="script.js"></script>

3.3 Variabel dalam JavaScript

Kata Kunci

Fungsi

var

Mendeklarasikan variabel (cara lama, jarang dipakai sekarang)

let

Mendeklarasikan variabel yang nilainya bisa diubah

const

Mendeklarasikan variabel dengan nilai tetap (tidak bisa diubah)

 

let nama = "Andi";

const usia = 20;

3.4 Tipe Data

Tipe

Contoh

String

"Halo"

Number

10, 3.14

Boolean

true, false

Array

[1, 2, 3]

Object

{nama: "Budi", umur: 21}

Undefined

Variabel belum diberi nilai

Null

Nilai kosong secara sengaja

 

3.5 Operator

Operator

Fungsi

+ - * / %

Operator aritmatika (tambah, kurang, kali, bagi, sisa bagi)

= == === != !==

Operator penugasan dan perbandingan (=== membandingkan nilai & tipe)

&& || !

Operator logika (AND, OR, NOT)

++ --

Operator increment dan decrement

 

3.6 Struktur Kontrol

If-Else

let nilai = 80;

if (nilai >= 75) {

    console.log("Lulus");

} else {

    console.log("Tidak Lulus");

}

Perulangan (Loop)

for (let i = 0; i < 5; i++) {

    console.log("Perulangan ke-" + i);

}

 

let i = 0;

while (i < 5) {

    console.log(i);

    i++;

}

3.7 Fungsi (Function)

function sapa(nama) {

    return "Halo, " + nama + "!";

}

console.log(sapa("Dewi"));

 

// Arrow function (cara modern)

const tambah = (a, b) => a + b;

console.log(tambah(5, 3));

3.8 DOM (Document Object Model)

DOM memungkinkan JavaScript mengakses dan mengubah elemen HTML secara dinamis.

Fungsi / Metode

Fungsi

document.getElementById()

Mengambil elemen berdasarkan id

document.getElementsByClassName()

Mengambil elemen berdasarkan class

document.querySelector()

Mengambil elemen pertama sesuai selector CSS

document.querySelectorAll()

Mengambil semua elemen sesuai selector CSS

.innerHTML

Mengambil/mengubah isi HTML sebuah elemen

.textContent

Mengambil/mengubah isi teks sebuah elemen

.style

Mengubah properti CSS elemen melalui JavaScript

.addEventListener()

Menambahkan aksi/respon saat terjadi event (klik, hover, dll)

Contoh penggunaan DOM:

<button id="tombol">Klik Saya</button>

<p id="teks">Belum diklik</p>

 

<script>

    document.getElementById("tombol").addEventListener("click", function() {

        document.getElementById("teks").textContent = "Tombol sudah diklik!";

    });

</script>

3.9 Event Umum JavaScript

Event

Fungsi

click

Terjadi saat elemen diklik

mouseover

Terjadi saat kursor berada di atas elemen

keydown

Terjadi saat tombol keyboard ditekan

submit

Terjadi saat form dikirim

change

Terjadi saat nilai input berubah

load

Terjadi saat halaman selesai dimuat


 CONTOH WEBSITE SEDERHANA 

Berikut contoh gabungan HTML, CSS, dan JavaScript dalam satu halaman: sebuah tombol pengubah warna latar belakang.

<!DOCTYPE html>

<html lang="id">

<head>

    <meta charset="UTF-8">

    <title>Contoh Gabungan</title>

    <style>

        body {

            font-family: Arial, sans-serif;

            text-align: center;

            transition: background-color 0.5s;

        }

        button {

            padding: 10px 20px;

            font-size: 16px;

            border-radius: 8px;

            border: none;

            background-color: #4CAF50;

            color: white;

            cursor: pointer;

        }

    </style>

</head>

<body>

    <h1>Klik Tombol untuk Ganti Warna</h1>

    <button onclick="gantiWarna()">Ganti Warna</button>

 

    <script>

        function gantiWarna() {

            const warna = ["#f4a261", "#2a9d8f", "#e76f51", "#264653"];

            const acak = warna[Math.floor(Math.random() * warna.length)];

            document.body.style.backgroundColor = acak;

        }

    </script>

</body>

</html>

 

Penjelasan alur kerja:

1.   HTML membangun struktur: judul dan tombol.

2.   CSS mengatur tampilan: font, tombol, dan transisi warna.

3.   JavaScript menambahkan fungsi gantiWarna() yang dijalankan setiap tombol diklik (onclick), mengubah background-color dari <body> secara acak.


 LATIHAN UNTUK SISWA

4.   Buat halaman biodata diri menggunakan tag heading, paragraf, list, dan gambar.

5.   Beri gaya (CSS) pada biodata tersebut: warna latar, font, dan border.

6.   Tambahkan tombol menggunakan JavaScript yang menampilkan pesan "Terima kasih sudah berkunjung!" saat diklik.

7.   Buat form sederhana (nama & email) dan tampilkan pesan konfirmasi menggunakan JavaScript saat tombol submit ditekan.

RINGKASAN

Bahasa

Fungsi Utama

HTML

Membangun struktur dan konten halaman web

CSS

Mengatur tampilan visual halaman web

JavaScript

Menambahkan interaktivitas dan logika pada halaman web

Ketiganya bekerja sama: HTML sebagai kerangka/tulang, CSS sebagai kulit/pakaian, dan JavaScript sebagai otak/perilaku dari sebuah halaman web.


إرسال تعليق

Cookie Consent
We serve cookies on this site to analyze traffic, remember your preferences, and optimize your experience.
Oops!
It seems there is something wrong with your internet connection. Please connect to the internet and start browsing again.
AdBlock Detected!
We have detected that you are using adblocking plugin in your browser.
The revenue we earn by the advertisements is used to manage this website, we request you to whitelist our website in your adblocking plugin.
Site is Blocked
Sorry! This site is not available in your country.
NextGen Digital Welcome to WhatsApp chat
Howdy! How can we help you today?
Type here...